NAKETI DALAM PANDANGAN MASYARAKAT DAWAN, DI KAJI DALAM PERSPEKTIF PASTORAL

Wasti Juningsi Benu

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis makna naketi dalam pandanan masyarakat Dawan di Kota Soe. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fakta, bahwa masyarakat Dawan cenderung melakukan praktik naketi sebagai upaya untuk mengatasi krisis atau masalah berkelanjutan yang dialami. Metode penelitian deksriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Penggambilan data memakai metode wawancara dan studi pustaka. Data yang diperoleh, kemudian dianalisis menggunakan teori konseling pastoral terkait dengan makna, fungsi serta sarana-sarana yang digunakan. Hasil analisis menunjukan bahwa praktik naketi adalah sebuah model atau bentuk dan fungsi pastoral counseling berbasis pada budaya masyarakat Dawan. Naketi dalam pandangan masyarakat Dawan sebagai metode, cara, upaya dan jalan bagi mereka untuk mengatur, mensejajarkan, memperbaiki dan penyucikan diri dari pelanggaran dari dosa yang dilakukan yang menjadi penyebab rusaknya sistem atau tatanan kehidupan mereka. Sehingga praktik naketi bertujun untuk memperbaiki dan menyelesaikan beragam krisis berkelanjutan yang dialami. Di dalam makna dan praktik naketi yang dilakukan masyarakat Dawan terdapat nilai religius, nilai sosial dan moral.”


Keywords


konseling pastoral, naketi, masyarakat Dawan, Kota Soe.



DOI: http://dx.doi.org/10.17510/paradigma.v12i1.593

Full Text:

PDF

References


REFERENCES

Abineno J. L. Ch, Pedoman Praktis Untuk Pelayanan Pastoral (Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2010)

Van Beek, Aart, Pendampingan Pastoral (Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2003)

Clinebell Howard, Tipe-Tipe Dasar Pendampingan Dan Konseling Pastoral (Yogyakarta: Kanisius, 2002)

Engel, D Jacob, Pastoral Dan Kebutuhan Dasar Konseling (Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2016)

Frwibowo, ‘Hubungan Manusia, Masyarakat Dan Kebudayaan’, 2012

Gullo, W, Metodologi Penelitian (Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia, 2002)

Iswanto, I Wayan Simpen, and Simon Sabon Ola, ‘Local Marriage System of Boti Community Depicted Through Its Speech Ritual’, E-Journal of Linguistics, 13.2 (2019), 197–210

Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi ke-4 (Jakarta: Gramedia, 2008)

Kolimon, Mery, ‘Para Pelaku Mencari Penyembuhan, Berteologi Dengan Narasi Para Pelaku Tragedi ’65 Di Timor Barat’, LEDALERO, 14.1 (2015), 34–59

Mariasusai Dhavamony, Fenomenologi Agama (Yogyakarta: Kanisius, 2010)

Nawawi, Hadari H., Metode Penelitian Bidang Sosial (Yogyakarta: Gadjah Mada Universitas Press, 1983)

Ruku, Welfrif Fini, ‘Fenomena Kutuk/Berkat Di Rumah Naomi: Hermeneutik Etnomenomenologi Atoin Meto Di Timor Atas Kitab Rut 1:1-6’ (UKDW, Yogyakarta, 2017)

Salukh, Neno Anderias, ‘Definisi Suku Dawan Dalam Wikipedia Dan KBBI Adalah Lelucon Serius’, 26 Agustus (Indonesia, 2020), p. 2 [accessed 10 September 2021]

Tamelab, Karolina Apriance, ‘Studi Psikologis: Naketi Sebagai Sarana Pemaafan Suku Dawan’, Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 9.2 (2020), 299–307

Usman Husaini dan Purnomo Setiady Akbar, Metodologi Penelitian Sosial (Jakarta: Bumi Aksara, 2008)

Wiryasaputra, Totok S, Pengantar Konseling Pastoral (Yogyakarta: PT. Diandra Putra, 2014)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Paradigma: Jurnal Kajian Budaya


    

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

                                      

Free counters!View My Stats