HULU KE HILIR: JARINGAN DAN SISTEM PERNIAGAAN SUNGAI KERAJAAN SRIVIJAYA

Asyhadi Mufsi Sadzali

Abstract


The Kedukan Bukit inscription was written in 682 AD. It is considered as the oldest inscription related to the kingdom of Srivijaya and an authentic proof of the advanced maritime culture of Srivijaya. This argument is supported by the fact that, geographically, Sumatra is endowed with hundreds of large and small rivers that have generated abundant natural resources from its upstream to downstream areas. Srivijaya must have utilized these natural conditions to facilitate the distribution of its trade commodities—pepper, camphor, resin, and gold—from the upstream regions (flowing through countless tributaries to the main rivers) to the coastal areas, and even further to the various ports in Southeast Asia. Archaeological methods were used to identify and analyze a number of findings in the form of ancient boat artifacts from Srvijaya period in terms of both their respective forms and positions as they were unearthed along the Batanghari and Musi watersheds, from the upstream to estuary areas. From these findings, it can be inferred that Srivijaya managed to build a pattern of distribution network of trade commodities and to develop a sophisticated boat technology to support it. The commodity distribution network started from the upstream areas, namely the feeder points, all the way down to the downstream areas, namely the collecting centers; then, the commodities would be transported to the estuary, namely the main port of Srivijaya, and then carried to various other ports throughout Southeast Asia. The development of boat technology is the second key to the success and effectiveness of the pattern of trade commodity distribution that Srivijaya created from its upstream to downstream areas. The combination of such distribution network pattern and the development of boat technology has successfully established Srivijaya’s image as the most influential maritime power in Southeast Asia in the ancient period.


Keywords


Boat; River; Srivijaya; Maritime



DOI: http://dx.doi.org/10.17510/paradigma.v9i1.276

Full Text:

PDF

References


Abbas, Novida. 2010. Perahu Kuna Punjulharjo: Sebuah Hasil Penelitian. Dalam Buku Perahu Nusantara. Ed. Injati Andrisijanti. Yogyakarta: Balai Arkeologi Yogyakarta.

Anderson, John. 1971. Miision To The east Coast of Sumatera in 1832. London: Oxford University.

Asnan, Gusti. 2016. Sungai dan Sejarah Sumatera. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Astiti, Ni Komang Ayu. 2007. Tembikar Dari Pemukiman Kuno Percandian Bumi Ayu. Dalam Buku Dalam Buku berjudul Tabir Peradaban Sungai Lematang: Kajian Srivijaya di Situs Candi Bumi Ayu. Palembang: Balai Arkeologi Palembang.

Boechari. 1985. Ritual Deposits Of Candi Gumpung-Muaro Jambi. Dalam SPAFA Final Report. Bangkok.

Boachari. 2012. Melacak Sejarah Kuno Indonesia Lewat Prasasti. Kerjasama Uiversitas Indonesia dengan Ecole Francaise d Extreme-Orient. Jakarta: Kepustakaan Populer Granedia.

Codes, George. 2014. Kerajaan Srivijaya. Dalam Buku Kedatuan Srivijaya: Kajian Sumber Prasasti dan Arkeologi. Depok: Komunitas Bambu.

Guillot, Claude. 2008. Barus Seribu Tahun Yang Lalu. Kerjasama Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dengan Ecole Francaise d Extreme Orient Association Archipel. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Horridge, Adrian. 2015. Perahu Layar Tradisional Nusantara. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Indradjaja, Agustijanto dkk. 2015. Pemukiman Pra-Srivijaya Di Kawasan Situs Air Sugihan, Pantai Timur Sumatera. Dalam buku Kehidupan Purba Di Lahan Gambut. Ed. Bambang Budi Utomo. Surakarta: Penerbit PT. Aksara Sinergi Mulia.

Koestoro, Lucas Partanda. 1994. Situs Bangkai Perahu Di Sumatera Selatan. Didipaparkan Dalam seminar Data Kemaritiman Srivijaya di Museum Balaputra Dewa, tanggal 23 Juni 1994. Palembang: Direktorat Jenderal Kebudayaan. Tidak Diterbitkan.

Marsden, William. 2011. Sejarah Sumatera. Seri Terjemahan. Yogyakarta: Penerbit Indoliterasi.

Muljana, Slamet. 2007. Tafsir Sejarah Negara Kretagama. Yogyakarta: Penerbit LKIS.

Perret, Daniel & Heddy Surachman. 2015. Barus Negeri Kamper: Sejarah Abad ke-12 hingga Pertengahan Aabd ke-17. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Bekerjasama Ecole Francaise d Extreme Orient. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Perret, Daniel. 2014. History of Padang Lawas North Sumatera, Chapter I. Paris: Cahier d’ Archipel.

Perret, Daniel. 2014. History Of Padanglawas North Sumatera, Chapter II. Paris: Cahir d Archipel.

Perret, Daniel. 2014. History of Padang Lawas: Societies of Padang Lawas mid-9th – 13th Century CE. Paris: Cahiers d’ Archipel.

Pojoh, Ingrid HE. 2011. Indonesia: My Home The Island, My Yard The Sea. Jakarta: Ministry of Culture and Tourism.

Purwanti, Retno. 2016. Mata Pencaharian Masyarakat Palembang Pada Abad XIX – XX Di Daerah Hilir. Dalam Buku Peradaban Masa Lalu Sumatera Selatan. Palembang: Balai Arkkeologi Sumatera Selatan.

Rangkuti, Nurhadi. 2007. Tabir Peradaban Sungai Lematang. Dalam Buku Berjudul Tabir Peradaban Sungai Lematang: Kajian Srivijaya di Situs Candi Bumi Ayu. Palembang: Balai Arkeologi Palembang.

Rangkuti, Nurhadi. 2017. Teluk Cengal: Lokasi Pelabuhan Srivijaya. Berkala Arkeologi, Vol 37. Edisi No. 2, Tahun 2017. Yogyakarta: Balai Arkeologi Yogyakarta. Hal. 130.

Reid, Anthony. 2011. Menuju Sejarah Sumatera. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor. Hal. 2-3.

Roesmanto, Totok. 2013. Kearsitekturan Candi Borobudur. Magelang: Balai Konservasi Borobudur.

Rosana, dkk. 2011. Mineralisasi Emas Epitermal Di Daerah Sako Merah dan Manau, Jambi. Dalam Jurnal Bionatura, Vol.13, No.2. Hal. 235-247.

Sadzali, Asyhadi Mufsi. 2009. Makam Keramat Jirat Martuah Desa Pagaranbira-Sosopan-Padanglawas. Skrispi Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Udayana. Tidak diterbitkan.

Sadzali, Asyhadi Mufsi. 2015. Dari Inspirasi Ke Ekspedisi: Pelayaran Inspirasional Replika Kapal Majapahit Ke Timur Jauh. Dalam Buku Inspirasi Majapahit. Ed. Daud Aris Tanudirdjo. Jakarta: Yayasan Arsari Joyohadikusumo.

Sadzali, Asyhadi Mufsi. 2017. Kanal Kuno Muaro Jambi: Mitigasi Banjir Musiman di Situs Candi Muaro Jambi. Dalam Jurnal Kundungga. Vol. 6. Samarinda: Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur.

Schinitger, F.M.. 1939. Forgotten Kingdoms In Sumatera. Leiden: E.J Brill.

Sutrisna, Deni. 2003. Kapur Barus: Pohon dan Sumber Tertulis Asing. Dalam BERKALA ARKEOLOGI “SANGKHALA”. Edisi Mei. No. 11. Medan: Balai Arkeologi Medan.

Sukendar, Haris. 2002. Perahu Tradisional Nusantara: Tinjauan Melalui Bentuk dan Fungsi. Jakarta. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Soewarno. 1999. Hidrologi: Pengukuran Dan Pengolahan Data Aliran Sungai. Bandung: NOVA.

Takakusu, J. 1896. A Record of The Budhist Religion as Practised in India and The Malay Archipelago (A.D. 671-695). London: Oxford Press. Hal. 36-37.

Utomo, Bambang Budi. 1994. Teknik Rancang Bangun Perahu di Situs Samirejo. Tidak diterbitkan. Didipaparkan Dalam seminar Data Kemaritiman Srivijaya di Museum Balaputra Dewa, tanggal 23 Juni 1994. Palembang: Direktorat Jenderal Kebudayaan.

Utomo, Bambang Budi. 2011. Kebudayaan Zaman Klasik Indonesia di Batanghari. Jambi: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jambi.

Wiyana, Budi. 2016. Dari Perahu Tradisi Asia Tenggara Sampai Perahu Kajang. Dalam Buku Berrjudul Peradaban Masa Lalu Sumatera Selatan. Palembang: Balai Arkeologi Sumatera Selatan.

Wolters, O.W. 2011. Kemaharajaan Maritim Srivijaya dan Perniagaan Dunia Abad III – VII. Depok: Komunitas Bambu.

LAPORAN PENELITIAN ARKEOLOGI

Anonim. 2011. Laporan Tahunan Kegiatan Peneyelidikan, Penelitian Sumber Daya Geologi,Tahun Anggran 2011. Diterbitkan Pusat Sumber Daya Geologi-Kementeran Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. 2012.

Anonim. 2016. Laporan Delineasi Kawasan Kars Sangkulirang Mangkalihat. 2016. Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan-Timur.

Anonim. Laporan Penelitian Arkeologi. Candi Padang Lawas. Medan: Balai Arkeologi Medan.

Anonim. 1998. Laporan Ekskavasi Penyelamatan Perahu Kuno, Situs Lambur, Desa Lambur I, Kecamatan Muara Sabak, Kabupaten Tanjungjabung. 1998. Disusun oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Provinsi Jambi, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. Tidak diterbitkan.

Sadzali, Asyhadi Mufsi. 2018. Laporan Penelitian Arkeologi Perahu Kuno Batang Tebo Kabupaten Muara Bungo. Tidak diterbitkan. Prorgam Studi Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Univesritas Jambi. Tidak diterbitkan.

Soedewo, Ery. Laporan Penelitian Arkeologi Di Situs-Situs DAS Batanghari, Kabupaten Dharmasraya, Propinsi Sumatera Barat. Tidak diterbitkan. Medan: Balai Arkeologi medan.

Soedewo, Ery. 2013. Laporan Penelitian Arkeologi Jejak Peradaban Hindu-Budha Di Kawasan Kompleks Percandian Muara Takus Kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Balai Arkeologi Medan. Laporan Tidak Diterbitkan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Paradigma, Jurnal Kajian Budaya


    

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

                                      

Free counters!View My Stats