ASIA AS METHOD: TOWARD DEIMPERIALIZATION

Ade Solihat

Abstract


Buku "asia as Method: Toward Deimperialization, karya Kuan-Hsing-Chen, menawarkan metode yang mengkritisi culture studies yang cenderung subjektif dan kontradiktif dengan paradigma objektif. Buku ini mengajak pembaca untuk meninggalkan dikotomi subjektif-objektif, timur-barat, partikular-universal dan malahan menawarkan suatu pendekatan yang mensintesis keduanya. Meskipun pedekatan 'asia as method' memang lahir dari culture studies, namun pendekatan ini melihat kelokalan dan pengalaman kelokalan yang bertemu dengan global yang biasanya datang dari Barat, memperlihatkan sintesis yang berbeda-beda. Pengalaman Taiwan dalam pengalaman berinterkasi dengan Amerikanisasi, berbeda dengan  pengalaman negara-negara Asia lainnya. Pendekatan 'asia as method' telah melahirkan satu karakter menggali sejarah bangsa sendiri sambil tetap menghadapi globalisasi. Kemampuan mensintesis yang lokal dan global ini membutuhkan kemampuan mengenal jati diri sendiri dan menggali potensi yang dapat dikembangkan dalam menghadapi globalisasi. Dengan demikian globalisasi tidak lagi dihadapi dalam kerangka objektif atau subjektif saja, melainkan dengan keduanya.

Keywords


paradigma objektif, paradigma subjektif, globalisasi, culture studies, sintesis paradigma



DOI: http://dx.doi.org/10.17510/paradigma.v8i2.255

Full Text:

PDF

References


Kuan-hsing Chen, Asia as Method: Toward Deimperialization,

Durham (NC), Duke University Press, 2010, 342 pp.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Paradigma, Jurnal Kajian Budaya


    

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

                                      

Free counters!View My Stats